Tips Melakukan Upsell dengan Tepat

Inilah Tips Melakukan Upsell dengan Tepat Untuk Meningkatkan Omzet

Inilah Tips Melakukan Upsell dengan Tepat Untuk Meningkatkan Omzet

Apabila kamu ingin memulai suatu bisnis, maka kamu harus tahu apa itu upsell dana apa saja tips melakukan upsell. Bisa dibilang, upsell ini merupakan salah satu strategi bisnis yang sangat ampuh untuk membuat omset bisnis kamu naik, tanpa harus repot-repot menambahkan biaya promosi di bagan biaya kamu.
Oleh karena itu, agar omzet kamu dapat meningkat, maka lebih baik kamu mengenal apa itu upsell serta tips melakukan upsell. Sekarang, pertanyaan adalah sudahkah kamu mencoba strategi yang satu ini? Sudahkah cukup bagus kah konversinya? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Mengenal Apa Itu Upsell

Upsell digambarkan sebagai teknik menjual untuk merayu pelanggan agar mereka mau mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli produk dengan tipe sama dengan harga yang lebih mahal atau produk dengan tambahan kelebihan lain seperti tambahan bonus atau garansi kualitas/spesifikasi lebih baik.

Dulunya teknik upsell ini hanya diterapkan di restaurant dan hotel. Akan tetapi, seiring dengan berkembangnya era digital dan semakin maraknya bisnis online, maka teknik ini juga semakin marak digunakan oleh para pebisnis online, baik untuk produk fisik, dan bahkan untuk produk digital.

Tips Melakukan Upsell dengan Mudah

Dengan menerapkan strategi reward ini, maka kamu bisa memicu tim kamu untuk lebih bersemangat dalam memompa penjualan strategi upsell kamu. Jadi, terapkan dengan benar tips ini agar dapat meningkatkan omzet kamu.

1. Kenali Kebutuhan pelanggan

Tips melakukan upsell yang pertama adalah kenali dulu kebutuhan pelanggan kamu. Jadi, yang perlu kamu ketahui adalah strategi upsell ini akan berjalan maksimal apabila sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sementara itu, jika mereka merasa upsell yang kamu tawarkan tidak menarik dan tidak sesuai dengan kebutuhan mereka, maka tentunya mereka malas untuk mencoba.

2. Buatlah SOP & sales script yang jelas

SOP dan Sales Script ini dipraktikkan agar semua anggota tim paham mengenai work flow upsell yang kamu terapkan. Buatlah urutan proses pembelian dan penjualan antara customer dan produk yang kamu tawarkan, baik itu dengan perantara salesman atau frontliner, atau bisa secara langsung untuk produk yang dijual secara online.

3. Lakukan training dan test

Setiap strategi yang kamu buat tentunya selalu membutuhkan training dan test. Hal ini bertujuan untuk mengukur berapa besar kontribusi dari upsell ini dalam menyumbang omset kamu. Jika memang masih belum maksimal, lakukan analisa dan perbaikan untuk mengetahui celah kekurangannya. Jika sudah cukup bagus, tingkatkan lagi agar lebih optimal.

4. Buatlah target penjualan

Tips melakukan upsell selanjutnya, pastikan kamu menganalisis target penjualan. Saat kamu mulai menerapkan teknik upsell, bedakan target ini menjadi dua jenis. Pertama target penjualan normal atau sebelum menerapkan teknik upselling. Kedua, target penjualan sesudah melakukan teknik upsell. Hitung berapa selisihnya untuk mengukur efektifitas strategi penjualan terbaru kamu.

5. Memberikan reward pada pelanggan

Apabila kamu bekerja dengan tim, maka berikanlah reward kepada mereka yang berada di garda depan penjualan mencakup Sales atau Front Liner sewaktu mereka mencapai target upsell tertentu.

Semoga kamu bisa menambah wawasanmu sesudah membaca artikel ini. Selain itu, mudah-mudahan dengan membaca artikel ini kamu bisa menbisa gambaran mengenai bagaimana cara meningkatkan omzet dengan melakukan upsell. Jadi itulah tips melakukan upsell yang bisa kamu terapkan dalam meningkatkan omzet, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *